Dicari : Sekolah yang Ramah Anak !
Written on 31 January 2010 – 16:26 | by henny
Tersebutlah sebuah sekolah bernama X. khususnya Jakarta dan sekitarnya lumayan terkenal. Sekolah yang membuka jenjang belajar dari tingkat Play Group (PG) sampai dengan SMP dan SMA dan memiliki banyak sekali cabangnya ini di Cibubur ternyata juga ada. Dalam rangka memindahkan si kecil ke (sekolah) PG dan proses mencarikan sekolah, saya (dan suami) juga terbersit untuk memasukkan si kecil kesini. Selain nama besar sekolah dan “dengar-dengar” kualitasnya yang bagus, lokasi yang strategis (jarak cukup dekat dengan rumah dan akses kendaraannya mudah) menjadi daya tarik kami ingin memasukkan anak disini. Dan dengan fasilitas trial yang diberikan secara gratis, beberapa waktu lalu saya pernah mengikutkan si kecil di kelas ini.
Read the rest of this entry »
Tags: murah, ramah anak, sekolah
Berada terus disampingnya. Itulah yang sebisa mungkin saya lakukan jika si kecil saya sakit atau tidak enak badan. Meski sebenarnya susah dilakukan karena saat yang sama saya juga punya tanggung jawab terhadap pekerjaan kantor, tapi panggilan hati sebagai seorang bunda memaksa saya untuk berani sementara “melupakan” kantor dan menggantinya dengan mengurus total si kecil yang entah sebuah kebetulan atau tidak, saat si kecil sakit biasanya ia menjadi lebih sensitif dan manja dibandingkan hari-hari biasanya.
Entah ke pengasuh anak atau ke pembantu rumah, duh susah sekali ya bisa ngga merasa bergantung ke mereka. Saya, kalo ada kabar atau dengar mbak-mbak rumah mau pamit atau minta ijin pulang di saat bukan jadwalnya untuk pulang sangaaaat sebal. Bukannya kejam atau ngga punya perasaan ke mbak-mbak rumah, melarang mereka pulang, tapi buat saya kepulangan mereka yang meski hanya untuk sekian hari itu sudah pasti memusingkan saya. Jadi kalo bukan untuk suatu keperluan yang mendesak atau mengharuskan mereka pulang, dan atau masih bisa “diurusnya” dari sini biasanya saya akan larang mereka pulang. Kalopun harus pulang biasanya mereka saya wajibkan memberitahu rencana kepulangan jauh-jauh hari sebelum hari H pulang.
Wah lama juga ya ternyata saya “ngosongin” rumah blog saya. Mentang-mentang libur (lebaran), nulis blognya juga ikut-ikutan libur, hehe. Ngga juga sih, dari kemaren-kemaren sebenarnya juga dah pengen nulis bahkan lappie dan modemnya juga dah ikutan dibawa mudik. Tapi apa daya, sisa waktu disana memeng tidak memungkinkan saya menulis … plus tepar akibat flu berat pasca balik, tambah-tambah deh memperpanjang absen saya menulis. Well, mumpung masih dalam suasana lebaran, meski telat, masih boleh kan saya dan keluarga mengucapkan selamat Idul Fitri 1430 H bagi teman-teman blogger semua. Mohon maaf lahir dan batin, utamanya jika ada postingan-postingan saya diblog atau comment-coment yang saya tinggalkan di blog teman-teman membuat tersingung atau terdzalimi, mohon damaafkan ya
Tentang sekolah Aliyyah, padahal sebenarnya saya pengen aliyyah masuk sekolah nanti kalo sudah 3 tahun saja, usia “wajar” anak-anak usia dini masuk sekolah (play group maksudnya). Alasannya sih selain karena usia Aliyyah yang masih kecil, juga menggap bahwa untuk “pembelajarannya” masih bisa kami lakukan sendiri di rumah. Yah istilahnya ber-unschooling lah, hehehe. Dan alhamdulillah, meski tertatih-tatih (kebentur masalah waktu
Bulan Agustus ini si kecil saya Aliyyah berusia 21 bulan. Jadi, kalau disesuaikan dengan rencana kami menyapih Aliyyah di usianya yang ke 2 tahun berarti masa penyapihannya hanya tinggal 3 bulan lagi. Tinggal 3 bulan lagi …. duh kok tinggal bentar lagi ya, belum siap nih rasanya “diputus” Aliyyah nenen
Akhir pekan kemarin saya “berbelanja” mainan untuk Aliyyah di pasar gembrong (atau sebagian orang menyebut dengan pasar prumpung, karena memang letaknya di daerah prumpung). Sudah lama memang saya pengen belanja di pasar gembrong ini. Penasaran, karena kata teman-teman yang sudah pernah belanja disini bilang harganya cukup miring dibandingkan belanja di tempat lain (misalnya mall dan ITC), meski item yang dibeli katanya juga sama (persis)