Enrichment Class

17 Jan 2011

Enrichment class atau kelas pengayaan, saya lagi menimbang-nimbang nih untuk memasukkan Aliyyah ke dalam kelas-kelas pengayaan seperti les musik, bahasa inggris dan sejenisnya. Latah dengan ibu-ibu yang sudah lebih dulu memasukkan anaknya di berbagai tempat les ? Masya Allah, mudah-mudahan tidak. Menyesal banget pastinya jika saya melakukan itu karena latah.Alasan saya ingin memasukan Aliyyah ke kelas-kelas pengayaan adalah karena saya pikir dengan kegiatan yang Aliyyah punya saat ini masih agak kurang porsinya, setidaknya jika ini dilihat dari waktu senggang yang Aliyyah miliki. Saya hitung-hitung, dengan menilik jadwal sehari-hari Aliyyah dari sekolah (06.45-12.45), tidur siang (13.00-15.30), bermain + nonton TV + mandi + makan (16.00 -18.00), hingga persiapan tidur (18.30-20.00), kira-kira masih bisa diambil waktunya 1-2 jam setiap harinya untuk ikut satu atau dua kelas tambahan. Taruhlah kalau waktu yang saya alokasikan untuk ikut les itu diambil dari jatah waktunya Aliyyah bermain dan menonton TV, hehehe lumayan kan daripada kebanyakan main atau nonton TV.

Ups bukan berarti saya anti anak main dan nonton TV lho ya, tapi lebih karena di sekolah sebenarnya Aliyyah juga sudah cukup mendapatkan kegiatan bermain. Lha wong aslinya Aliyyah sudah bisa pulang dari jam 11.15 kok, cuma karena mobil jemputannya masih harus menunggu anak-anak TK yang kelasnya bubar jam 12.00, sambil menunggu anak-anak TK bubar Aliyyah sudah otomatis akan bermain-main dulu. Nah kalau sudah cukup bermain seperti itu, tapi di rumah masih bisa bermain termasuk nonton TV hingga 2 jam apa tidak sayang. Mendhing diikutkan les aja kan, bisa dapat teman-teman dan pengentahuan baru :)

Masalahnya lalu kelas pengayaan apa yang pas diberikan untuk Aliyyah yang usianya masih 3 tahun ini ? Hmmmm, sebenarnya banyak pilihan sih ya. Jaman sekarang gitu lho, les apapun pasti ada, hehehe. Kebetulan kalau untuk mengikutkan Aliyyah les, saya dan suami sepakat untuk menghindari dulu model-model les yang serius seperti calistung, bahasa inggris, kumon dan sejenisnya. Bukan apa, merasa belum waktunya saja. Jadi kalau nanti jadi memasukkan Aliyyah ke kelas-kelas pengayaan, pengennya ke yang ringan-ringan dan menyenangkan Aliyyah saja.

Aliyyahnya sendiri kalau dilihat dari minat dan ketertarikannya, kayaknya mengarah ke bermain musik, menyanyi dan menari. Secara lisan beberapa kali dia mengucapkan keinginannya untuk les balet dan piano. Sayangnya tempat-tempat les seperti itu yang bisa menerima murid untuk anak-anak seusia Aliyyah tidak banyak. Kalaupun itu ada lokasinya sangat jauh dari rumah, kasihan kalau dipaksakan :(. Di dekat rumah ada sanggar tinkerbelle, saya pernah mengajak Aliyyah ke sanggar itu untuk mendaftar balet. Ternyata minimal usia yang diperbolehkan itu harus 4 tahun. Pun sama di Yamaha Music Course yang katanya ada program wonderland yang khusus diperuntukkan untuk anak-anak usia 3 thn, eh ternyata tidak semua cabang Yamaha Music membuka program itu, huuuuuu.

Ya sudahlah sambil menunggu usia Aliyyah masuk, saya akali saja Aliyyah dengan CD-CD balet atau games alat musik. Kali karena emang beneran tertarik dan pengen ya, Alhamdulillah aliyyah tetap bisa menikmati “berlatih” sendiri balet lewat CD. Agak kasihan juga meliahat dia meliuk-liuk dan berjinjit-jinjit sendiri menirukan adegan penari balet yang ada di CD, hiks sabar ya nak. Insya Allah tahun depan sudah bisa ikutan. Anyway, adakah dintara teman-teman yang mengikutkan putra-putrinya ke dalam kelas-kelas pengayaan ? share dong ceritanya …. saya butuh masukan nih untuk mencarikan kegiatan tambahan anak saya :)


TAGS sekolah les


-

Author

Follow Me