• 14

    Aug

    Menyapih si Kecil (1)

    Bulan Agustus ini si kecil saya Aliyyah berusia 21 bulan. Jadi, kalau disesuaikan dengan rencana kami menyapih Aliyyah di usianya yang ke 2 tahun berarti masa penyapihannya hanya tinggal 3 bulan lagi. Tinggal 3 bulan lagi …. duh kok tinggal bentar lagi ya, belum siap nih rasanya “diputus” Aliyyah nenen :( Rencananya mulai 3 bulan sebelum hari-H penyapihan, saya mulai sedikit-sedikit mengurangi “ketergantungan” Aliyyah dari ASI. Nah karena 3 bulannya itu bulan agustus ini, harusnya mulai sekarang saya sudah mulai bertahap menyapihnya. Sebagai langkah awal, saya mulai memberitahu Aliyyah bahwa setelah usianya 2 tahun nanti, ia tidak akan lagi mendapat nenen bunda. Saya menyampaikan hal ini kala Aliyyah sedang nenen, harapannya tentu agar Aliyyah mudah dan mau
  • 25

    May

    Pengalaman MPASI Aliyyah

    Beberapa kali menulis artikel di blog tentang ASI, baru sadar kalau sekalipun saya belum pernah menulis tentang MPASI. Padahal seberapa banyak kita peduli tentang ASI, sebanyak itu juga ya kita harus peduli tentang MPASI. Terima kasih buat sahabat saya Widi-bunda hanif, yang telah memberi saya inspirasi untuk menulis tentang MPASI. Tentang MPASI terus terang sebelumnya saya kurang semangat menceritakan pengalaman saya dulu memberikan MPASI di blog :). Karena saya pikir pemberian MPASI tidaklah “sereweuh” pemberian ASI pada bayi yang butuh banyak dukungan, maka saya simpan sendiri pengalaman saya …. kecuali pada mereka yang bertanya :). Selain itu, dari yang sudah saya alami … ternyata penerimaan MPASI pada bayi tidak sama lho antara bayi satu dengan bayi yang lai
  • 11

    Apr

    Berhati-hatilah dengan Obat Dokter yang Diberikan Saat Masih Menyusui

    Minggu lalu saya mengalami kejadian yang sangaaat tidak mengenakan. Beragam rasa yang menyesakkan dada bercampur jadi satu … marah, kesal, sebal, gondok ….. Betul ga enak banget rasanya ya :D. Yup ini terjadi saat saya harus mendapatkan obat dokter karena diare lumayan parah yang saya derita :) Bermula dari diare yang saya alami di hari Rabu pagi, ditambah rasa pusing, mual dan lemas … saya segera berinisiatif pergi ke dokter. Memang semenjak saya menyusui, setiap ada keluhan kesehatan yang menurut saya perlu mendapatkan obat, saya memang selalu melibatkan dokter. Harapan saya tentunya dokter akan memberi saya obat (kalau memang terpaksa harus minum obat) yang benar-benar aman untuk saya yang masih menyusui (dan tentu saja aman buat si kecil saya yang masih memerlukan A
  • 21

    Feb

    ASI dan Manfaatnya Sebagai Metode Kontrasepsi

    Satu hal yang membuat saya merasa sedih kala mendengar seorang ibu hamil adalah ia hamil saat ia masih menyusui. Duh saya sedih sekali, baik pada ibu itu sendiri maupun janin yang sedang dikandungnya, dan terlebih pada anak yang masih disusuinya itu. Sungguh hati saya menjadi berkecamuk saat mendengar kabar yang seharusnya membahagiakan itu, bahkan kadang tanpa sadar saya memberikan komentar bernada “menyalahkan’ pada ibu yang hamil tersebut ….” Kok bisa ya, hamil padahal masih menyusui ? “. Astaghfirullah … sebeginilah saya mensikapi ibu yang “nekad” hamil lagi kala yang sama ia menyusui. Saya sedang tidak menyalahkan kehamilan ibu-ibu itu, tidak, sama sekali tidak. Toh kehamilan adalah anugerah tak ternilai yang diberikan Allah SWT pada
  • 9

    Jan

    Ibu Berencana Memerah ASI ? Apa Saja Sih Persiapannya ......

    Memerah ASI memang menjadi pekerjaan yang mau tidak mau harus dilakukan, terlebih bagi anda, ibu bekerja yang telah habis masa cutinya, ibu yang karena suatu hal tidak bisa memberikan langsung ASInya (misalnya karena bentuk puting yang melesak ke dalam), atau bayi yang terlanjur tidak bisa menyusu langsung dari ibunya. Berikut hal-hal yang sebaiknya dipersiapkan ibu agar kegiatan memerah ASI berjalan lancar dan kebutuhan ASI bayi ibu tercukupi : Pertama, jauh sebelum masa menyusui tiba (minimal di trimester terakhir kehamilan) mulailah ibu intensif “mempersiapkan” - maaf - payudara ibu. Lakukanlan massage (pemijatan) di area payudara setidaknya 2 kali sehari masing-masing @ 10 menit. Ini dilakukan untuk “melemaskan” kelenjar-kelenjar menyusui sehingga pada saatnya
  • 10

    Nov

    Bagaimana Membuat ASI Eksklusif Berjalan Lancar ?

    Saat ini banyak diantara sahabat-sahabat saya yang sedang berbahagia menanti kelahiran putra-putrinya, baik kelahiran yang pertama, kedua, maupun seterusnya. Dan yang membuat saya juga merasa sangat berbahagia adalah saat hampir semua sahabat-sahabat saya itu ingin dan berencana memberikan ASI eksklusif untuk putra-putri yang akan mereka lahirkan nantinya. Tentang ASI eksklusif, siapapun mungkin akan mengira bahwa memberikan ASI ekslusif sangatlah sulit, terlebih untuk ibu yang kebetulan juga bekerja. Tunggu dulu, saya tidak akan lagi membahas kendala dan hambatan memberikan ASI eksklusif karena saya telah menuliskannya di posting-an saya sebelumnya, namun kali ini saya akan memberikan tips dan trik menyukseskan ASI eksklusif, spesial untuk anda ibu yang juga bekerja. Pertama, untuk suk
  • 21

    Oct

    ASI Eksklusif .... Kendala dan Hambatan Pemberiannya

    Tepat tanggal 21 Oktober, hari ini ada salah seorang sahabat kuliah saya di yogya dulu yang “lulus” program ASI eksklusif. Saya yang Alhamdulillah juga “berhasil meluluskan” si kecil menjadi “sarjana ASI eksklusif” hampir enam bulan yang lalu sudah tentu ikut merasa bahagia dan bersyukur dengan “keberhasilan” yang sahabat saya raih di hari ini. Saya yakin hari ini sahabat saya yang menetap di kota bandung itu pasti juga merasa lega dan plong hatinya, karena “hutang pada anak” yang “wajib” dibayarkan di enam bulan pertama kelahiran anaknya akhirnya “lunas”. Seperti yang juga pernah saya alami, tidaklah mudah menjalankan program ASI eklusif terlebih untuk jangka waktu yang relatif lama, yakni 6 bulan. Ada
-

Author

Follow Me